Kembali Ke Tanah Kelahiran


Kembali Ke Tanah Kelahiran – Tugas negara sebagai guru Sarjana Mendidik di daerah Tertinggal, Terluar, dan Terdepan (SM-3T) akhirnya usai. Rasanya campur aduk: lega karena satu amanah selesai ditunaikan, tapi juga berat meninggalkan tempat yang sudah jadi rumah kedua. Perjalanan ini bukan cuma soal mengajar, tapi soal belajar memahami hidup dari sudut yang berbeda.

Banyak kenangan yang tertinggal di tempat penugasan, khususnya di SMPN 3 Simpang Jernih, Aceh Timur. Dari ruang kelas sederhana, tawa anak-anak yang polos, sampai perjuangan menembus jarak dan cuaca. Semua itu pelan-pelan membentuk cerita yang nggak akan gampang dilupakan. Di sana, mengajar bukan cuma soal materi, tapi juga soal hadir dan peduli.

Yang paling membekas tentu keramahan masyarakat Kampung Bedari. Sambutan hangat, bantuan tulus, dan rasa kekeluargaan yang bikin betah. Pulang ke tanah kelahiran bukan berarti meninggalkan semuanya begitu saja. Kenangan, pelajaran, dan rasa syukur itu ikut dibawa pulang. Terima kasih untuk setiap cerita yang pernah terjadi. Semoga tali silaturahmi tetap terjaga, meski jarak kembali memisahkan.

Halo, saya EPENDI™, ngeblog adalah hal yang menyenangkan bagi saya, terutama dalam mencari desain template yang menarik, awal ngeblog dari tahun 2009 sampai sekarang.

COPYRIGHT © 2009-Now - EPENDI™ - ALL RIGHTS RESERVED